Senin, 17 September 2012

Bumijawa Park Tegal


Bumijawa Park. Berlokasi di dukuh Bandarsari, desa Bumijawa. Tegal.

Ke Bumijawa tidak klop jika tidak mampir ke Bumijawa Park. Tempat main anak anak dan dewasa.
Bumijawa Park ini terletak di sebuah kaki gunung Slamet,  udara disini  cukup dingin. Tempatnya sejuk, masih sangat asri karena masih  dikelilingi oleh tumbuh-tumbuhan, area persawahan, dan pemandangan yang sangat menarik yaitu kita bisa melihat Gunung Slamet, salah satu gunung terbesar di Jawa Tengah.

Kolam renang, WaterBoom, Café perahu, Kolam pancing, Green house, Playground, Outbound, flying fox, Kedai jamu, Taman Toga, Kebun Buah, Kebun Sayur, dan Nursery.

Obyek Wisata ini di tempatkan di Jl. Raya Wredameta Bumijawa, Desa Bandarsari Kec. Bumijawa-Tegal 

Harga Tiket masuk Rp 10.000/orang
Flying Fox sekali luncur Rp 20.000
Mobil ATV untuk 4 lap Rp 20.000
Waterboom juga Rp 20.000

yang murah jagung bakarnya Rp 3000

selamat menikmati..

Sabtu, 08 September 2012

Mata air Bulakan Tegal


Mata air yang menjadi air baku di daerah Tegal dan sekitarnya adalah mata air Bulakan. Mata air ini selalu berlimpah air walau daerah lain saat ini sedang dilanda kekeringan. Bulakan sendiri artinya adalah mata air.

Terletak di kaki Gunung Selamet , gunung yang memiliki ketinggian 3.432 meter di Jawa Tengah. Tepatnya di desa Bumijawa berada di ketinggian sekitar 1.600 m di atas permukaan laut (dpl). Di tengah hutan yang terjaga kelestariannya air berlimpah dan membuat mata air ini selalu menghasilkan air yang jernih dan segar.  Saat ini sudah ada Perusahaan daerah Kabupaten Tegal yang memanfaatkannya sebagai air minum. Juga air minum kemasan ADI.  Di daerah Bumijawa ini memiliki sedikitnya 7 sumber mata air yang mampu untuk mencukupi kebutuhan warganya.  Di antaranya adalah mata air Sasih, Sumur Wadas, Sendang Wulan , Tuk Kele dan mata air Candi Kramat. Hanya saja di tempat-tempat ini mata airnya hanya dipakai seperlunya, tidak ada yang mengelola dan memanfaatkannya secara maksimal.

Di mata air Bulakan terdapat bende yang dikeramatkan oleh warga sekitar. Pada hari-hari tertentu diadakan upacara pembersihan bende.  Biasanya pada saat maulid Nabi Muhammad SAW.