Kamis, 27 Desember 2012

gang batik menteng dalam jakarta selatan


Selamat datang di gang batik  rw 04 Kelurahan Menteng dalam kecamatan Tebet, Jakarta Selatan


Suasana yang berbeda dirasakan di kampung kecil di tengah kota Jakarta. Gang yang sempit di belakang gedung-gedung tinggi. Kendaraan besar jangan harap bisa lewat. Untuk kendaraan roda 2 saja harus bergiliran untuk melewatinya.











Banyaknya motif batik bisa dilihat disini.. jadi selamat menikmati, merasakan suasana lain dari kota jakarta.

Selasa, 18 Desember 2012

Mancing udang di sungai Martapura Banjarmasin



Siang menjelang sore adalah saat terbaik untuk memancing disini. Namun tetap saja keberuntungan adalah yang menentukan dapat tidaknya.

Memancing di banjarmasin dibedakan antara menancing di rawa-rawa dan disungai. Jika dirawa atau sawah maka dipakai galah pancing yang panjang-panjang. Bisa sampai 3 meter panjangnya. dan ikan yang dicari adalah ikan Haruan atau gabus. (Channa striatus). Ikan ini adalah ikan favorit urang banjar. dimanapun pasti ada. untuk umpan biasanya digunakan katak atau anak lebah tabuan, umpan ikan pepuyu anak lebah kerawai atau ulat bumbung, umpan ikan sepat anak semut merah, ikan sanggiringan umpannya anak lebah madu,”

Sedangkan jika memancing disungai malah bisa hanya benangnya saja. tanpa kayu-atau galah. cukup mata pancing , timah pemberat dan umpan. Jika tanpa pemberat maka umpannya akan mengalir jauh mengikuti arus sungai. Disini ikannya banyak dan beragam. Dari yang kecil sampai besar. Namun yang paling dicari dan ditunggu adalah udang-udang sungainya. udang galah yang cukup besar-besar.  Ikan yang dipancing antara lain kelabau, patin, puyau, baung, lawang, dan udang. Jika mau menangkap udang gunakan  udang kecil hidup sebagai umpan. jika mau menangkap haruan atau  ikan lainnya gunakan pelet atau cacing.

Dua jam memancing ternyata panas dan bosan yang didapat. Baru tahu ternyata memancing di sungai lebih susah dari yang diperkirakan. Apalagi di sungai Martapura yang berarus cukup deras.  Selain itu jika ada perahu kelotok lewat maka ombak yang ditimbulkannya  cukup besar dan merepotkan umpan dan pancinganku. Sementara temenku berulang kali menarik pancingnya yang dimakan udang , saya malah sibuk sendiri dengan    mata kail yang tersangkut kayu-kayu dan sampah yang ada didasar sungai. Arus sungai sore hari terlalu deras membuat umpan mengelinding ke pinggir sungai. Karena itu rata-rata orang banjarmasin jika mancing mereka menggunakan perahu kecilnya dan memarkirnya di sepanjang sungai.  Jadi  jangan kaget jika sore tiba terlihat perahu-perahu kecil melintang di pinggir sungai. karena memancing sudah menjadi kebiasaan warga kota ini.

Jika anda mau mancing maka tempat penjualan alat pancing ada banyak, ada di Pasar Lama, Kayu Tangi, Teluk Dalam, Pasar Antasari, Pasar Kuripan, dan pusatnya ada di di kertak Hanyar kilometer 7 Banjarmasin ini.

Untuk sementara saya pulang dulu.. benangya putus dan mata kailnya hilang.

Sabtu, 08 Desember 2012

Galam : pondasi rumah di Banjarmasin




Membangun rumah di kota Banjarmasin sangat berbeda dengan kota-kota besar lain di Indonesia.

Karena kota ini ada di seribu sungai, maka kota ini lebih banyak terdiri dari air. Tanah yang kering dan keras sangat sulit dijumpai di kota ini. Karena itu wajar jika membangun sebuah rumah dikota ini bisa dikatakan lebih sulit dari kota-kota lain di Indonesia , khususnya di pulau Jawa.

Letak kota ini ternyata 0,6 meter dibawah permukaan laut. Sehingga wajar jika melihat air tergenang dimana-mana. Wajar jika melihat kanan dan kiri kita semua rawa. Namun anehnya kota Banjarmasin tidak pernah ada berita banjir,  itulah hebatnya orang Banjar. 

Lalu bagaimana mereka membangun rumah sebagai  tempat tinggal mereka?

Berapa banyak urugan yang diperlukan untuk membangun rumah di kota ini? Saya rasa berapapun banyaknya tetap kurang.  Karena orang Banjar menggunakan kayu galam.

Saya  pernah berfikir: “apakah pancangan galam di Kota Banjarmasin harus sampai tanah keras?” Ternyata Jawabnya: “tidak, karena sifat lempung di tanah rawa Kota Banjarmasin memiliki daya kohesi (daya rekat) horisontal yang mampu menahan kayu galam tidak melesak ke dalam”. Selain itu kayu galam pun memiliki daya serap yang cocok dengan tanah lempung di rawa tersebut.

Ternyata tiang pancang pondasi rumah rakyat menggunakan galam pada bagian bawahnya (sub structure) kemudian bertumpu di atasnya kayu ulin dengan konsep kalang sunduk. Kayu galam harmonis dengan rawanya sehingga tahan lama hingga puluhan tahun.

Namun umumnya mereka sering menyebutkan rumah orang Banjar pakai pondasi ulin, padahal galam tidak kalah pentingnya. Maklum ulin yang terlihat galam yang tenggelam. Jadi, urang bahari itu pintar-pintar. Mereka tidak sekolah tapi mampu memahami alam dengan baik. 




Sabtu, 01 Desember 2012

Kartikasari : pusat kue dan roti dari Bandung

Oleh oleh Bandung adalah Kartika Sari. Rasanya belum ke Bandung kalau belum bawa oleh-oleh dari Kartika Sari

Menu andalan di Kartika Sari ini dan menjadi favorit para pelanggannya, yaitu Pisang Bollen. Menu andalan ini tersedia dalam aneka macam rasa dan warna seperti Pisang Bollen Keju, Cokelat, Peuyeum, Durian Bollen maupun Kacang Hijau Bollen. Selain Kacang Bollen, terdapat juga varian lain yang juga tak kalah terkenal yaitu aneka Brownies dan Cheese seperti Brownies panggang dan kukus, Cheese stick maupun Cheese roll.

 Pusatnya  Kartika Sari di Kebun Kawung yang beralamat di Jalan H. Akbar No. 4 Bandung.
-   Kartika Sari Dago yang berada di Jalan Ir. H. Djuanda No. 85 Dago, Bandung.022 250 9500
-   Kartika Sari Buah Batu yang berada di Jalan Buah Batu, No. 165 A, Buah Batu, Bandung.022 731 9385
-   Kartika Sari Cimahi yang berada di Jalan Raya Timur No. 518 Cimahi, Bandung.
-   Kartika Sari Kopo yang beralamat di Jalan  Kopo Sayati No 111 A, Kopo, Bandung.


dan di JL. Terusan Jakarta No. 77 E Kiaracondong, Bandung - West Java 40281- (022 710 1280.

sok atuh..