Senin, 31 Oktober 2011

Melihat komunitas jadul

Di Indonesia Komunitas adalah penyambung hidup pribadi. Tanpa komunitas orang indonesia bisa-bisa stress. Tidak ada teman berbagi dan akan merasa terasingkan. Karena itu kita bisa menjumpai banyak komunitas di negara ini. Salah satunya adalah komunitas jadoel. Yaitu tempat orang-orang yang terjebak masa lalu. Tidak masalah kok, life goes on. Dan kalo mau Jalani hidup ya.. harus hidup.


Komunitas ini sering mengadakan even Bazar di Gallery The Roemah 7A
Jl Lebakbulus I No 7A, Jakarta Selatan ( Setelah RS Fatmawati sebelah kanan dari arah Citos)

Mottonya adalah: Melihat Indonesia tempo dulu dalam bingkai masa kini



Koleksinya meliputi :
Komik-komik Indonesia/impor tempo doeloe, perabotan antik, poster-poster iklan, kaset, PH, tin toys, weker-weker, jam dinding, jam tangan, kamera/cinema antik, Onthel, sepeda motor antik, mobil antik, mebel, rokok-rokok kampung ,
fashion tempo doeloe, perangko, uang lama, kalender antik, atari-sega-nintendo-gamewatch dsb.




Tiket masuk biasanya Gratisssss!!!

atau kontek ke : Daniel(08164847028), Chandra (021-98729927), Eko Mediarto (0811942428),Ferry M(0813 2411 0111)
email : komunitas_djadoel@yahoogroups.com
Facebook : Komunitas Djadoel Djakarta

Sabtu, 29 Oktober 2011

pameran bayang di galeri nasional indonesia (foto)






Dalam pameran kali ini dipamerkan karya karya alumni ITB yang cukup menyentuh jiwakita. Pameran ini diselenggarakan pada tanggal 27 Juli-7 Agustus 2011 lalu.

Pameran Bayang “Perspektif Seni Rupa Kontemporer Islam” mempersembahkan karya-karya bernuansa islam dengan rasa Indonesia. Dari mulai lukisan sampai patung. kesemuanya terangkum sangat menyentuh di galeri nasional Indonesia.

Sayang untuk dilewatkan. Sayang untuk dibuang percuma. karena itu foto ini di abadikan di sini. Untuk bisa dinikmati kita semua.

Kurator: Rizki A Zaelani & Rikrik K

Balasan Tuhan cepat dan pedih



Pagi itu.. saat pergi mengisi pulsa di warung. Ada seorang pengamen tua. Modalnya hanya kecrekan dari tutup botol bekas. wajahnya saya lupa, karena saya tidak memandanganya. Baru beberapa baris lagu, entah apa lagunya dia sudah menadahkan tangan, saya bilang tidak pak terima kasih. Namun dia tetap menunggu saya yang kebetulan memegang uang sisa beli pulsa, Rp 2000 rupiah. Saya tetap bilang maaf pak. Karena kebetulan hanya uang itu yang tersisa dalam genggaman plus sekeping logam limaratusan di saku celana.

Namun pengamen tua itu tetap menunggu saya untuk memberinya. Saya mengulangi lagi ucapan saya. Maaf pak.

Dan pengamen itu pun pergi.
Sepeninggalannya saya termenung. Harusnya saya tadi berikan sisa uang ini. Mungkin itu jatah dia. tapi .. akh sudahlah..

Siangnya saya kembali isi pulsa. Maklum nomor hpnya ada dua. Selain itu tadi beli pulsanya recehan, karena kebetulan disaku celana sedang nanggung isinya. Setelah mengetikan nomor hp saya di hp penjual pulsa, saya pergi. Yakin nomor hp sudah terisi, karena terdengar sms masuk. Biasanya konfirmasi bahwa pulsa sudah masuk. Jadi tidak saya periksa.

Satu jam kemudian, setelah jauh.. bermaksud menelpon. Tapi.. kok tidak bisa nelpon. Pas di cek pulsanya tidak masuk. Aneh. padahal tadi benar nulis angkanya. Jadi yang bunyi sms konfirmasi tadi apa ya. pulsa hp saya tetap nol. Nanti akan saya cek ke penjual pulsa tadi pikir saya.

Motor saya nyalakan. dan siapa sangka prit.. polisi menyuruh saya berhenti. Ada apa pak?
Biasa razia gabungan. Surat suratnya.. Pinta dia.
Saya serahkan semua surat-surat. Lengkap. Lampu nyala. Apalagi yang kurang. Pikir saya.
Anda tahu tidak dilarang menelpon dalam berkendara.
Loh.. saya tidak menelpon saat nyetir pak.
Itu apa di tangan. Kata dia sambil menunjuk hp yang masih dalam genggaman tangan kiri saya.
Astaga..
Saya tidak sedang menelpon pak.
Tapi hp di tangan anda itu buktinya. ada undang-undangnya menyetir kendaraan sambil menelpon itu dilarang. bla-- bla.. bla.. Ayo di tilang ya..
Maaf pak damai saja..
Oke saya bantu.. punya berapa.
Saya buka dompet. saya keluarkan semua isinya. Segini pak.
Oke.. pergi sana. lalu dia pergi sambil mengambil uang yang saya punya saat itu.
Saya cuma bengong..

Sorenya.. mau beli pulsa lagi. Kebetulan ada teman bayar hutang, jadi punya uang lagi. Kali ini sangat hati-hati menulis nomornya. Dan sms konfirmasi diterima. dicek semuanya beres. Pulsa masuk dan hati tenang. Everything is ok pikir saya.

Tetapi.. setelah beberapa langkah beranjak dari konter pulsa dan cek dompet disaku, uangnya kok hilang selembar. Seratus rebu rupiah. Cek sana, cek sini. tanya ke konter dan mencari ke halaman sekitarnya. akhirnya menyerah..

Tuhan.. Maafkan aku. Balasan Mu benar-benar cepat dan pedih. Ini benar-benar teguran dari Mu. Tiga kali sial. Benar-benar pedih.

Kamis, 27 Oktober 2011

Foto : Komunitas Ontel Cibinong






Komunitas Ontel Cibinong berdiri pada 1 Januari 2011 di Cibinong. Dengan anggota yang awal hanya terdiri dari empat orang yaitu Jimmy, Bambang, Bodong dan Eko. Kini, Konci sudah memiliki 40 anggota yang tersebar di wilayah Cibinong. Ritual mingguan yang selalu dilakukan oleh Konci, yaitu kegiatan bersepeda dan kumpul di setiap hari minggu pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB, di depan Kodim 0621, Pemda Cibinong. Ritual tersebut mereka bernama “Kriing!! Kriing!! Gowes..! Gowes..!”.

Rabu, 26 Oktober 2011

Wayang bambu : Wajah tanpa mata, tanpa mulut

Hidup itu harus kreatif. Tanpa kreativitas rasanya tidak akan bisa survive/bertahan hidup.



Wayang kita mengenal banyak ragamnya. Dari wayang kulit, wayang orang, wayang golek, wayang potehi, wayang rumput dan yang paling baru wayang bambu.

Seni wayang bambu diperkenalkan di kota Bogor. Dalam pameran Kemilau Nusantara 2011, dengan tema semarak budaya. Pameran yang dikuti sedikit peserta ini cukup berhasil memperkenalkan wayang bambu. suatu wayang yang terbuat dari bambu. Dengan mengambil dasar dari wayang golek..namun di beri inovasi.

Jika melihat wajah dari wayang wayang ini terasa mistis.. tak ada mata, tak ada mulut.

Minggu, 23 Oktober 2011

Peta Taman Safari Bogor




Tugas kuliah saya yang sangat melelahkan, mahal, asal - asalan dan seadanya. Taman Safari dengan tema Budaya Jawa Barat. Kurang lebih 2 Minggu saya mengerjakan ini, tapi itu pun masih keteteran.
( by ~GagasEzharR
Designs & Interfaces / Editorial Design ©2010-2011 )

Sabtu, 22 Oktober 2011

Kelurahan di Balikpapan



Kota Balikpapan adalah kota strategis dengan minyak buminya yang kaya. Pada bulan 23 Januari 1942, Armada Jepang di bawah pimpinan Shizuo Sakaguchi merebut Balikpapan dari tangan pasukan Sekutu dan Hindia Belanda.

Nilai strategis kota Balikpapan juga diperhitungkan tentara Sekutu, pada tahun 1945 tentara sekutu yang dikomando Australia merebut kota ini dari tangan Jepang pada pertempuran 26 Juni-15 Juli 1945 dalam usaha merebut kembali wilayah yang jatuh ke tangan Jepang. Tentara Sekutu mendarat di Balikpapan, 1 Juli 1945.


Namun itu sudah lewat. Saat ini kota mulai berbenah. Panas dan sepi. Dan jika mau mampir kesana mampir aja. Semua boleh masuk kok..

Berikut ini adalah daftar nama-nama Kelurahan / Desa dan Kecamatan beserta nomor kode pos (postcode / zip code) pada Kota Balikpapan.

1. Kecamatan Balikpapan Barat

- Kelurahan/Desa Baru Ilir (Kodepos : 76131)
- Kelurahan/Desa Marga Sari (Kodepos : 76131)
- Kelurahan/Desa Margo Mulyo (Kodepos : 76131)
- Kelurahan/Desa Baru Tengah (Kodepos : 76132)
- Kelurahan/Desa Baru Ulu (Kodepos : 76133)
- Kelurahan/Desa Kariangau (Kodepos : 76134)

2. Kecamatan Balikpapan Selatan

- Kelurahan/Desa Prapatan (Kodepos : 76111)
- Kelurahan/Desa Telagasari (Kodepos : 76111)
- Kelurahan/Desa Klandasan Ulu (Kodepos : 76112)
- Kelurahan/Desa Klandasan Ilir (Kodepos : 76113)
- Kelurahan/Desa Damai (Kodepos : 76114)
- Kelurahan/Desa Gunung Bahagia (Kodepos : 76114)
- Kelurahan/Desa Sepinggan (Kodepos : 76115)

3. Kecamatan Balikpapan Tengah

- Kelurahan/Desa Gunung Sari Ilir (Kodepos : 76121)
- Kelurahan/Desa Gunung Sari Ulu (Kodepos : 76122)
- Kelurahan/Desa Mekar Sari (Kodepos : 76122)
- Kelurahan/Desa Karang Jati (Kodepos : 76123)
- Kelurahan/Desa Karang Rejo (Kodepos : 76124)
- Kelurahan/Desa Sumber Rejo (Kodepos : 76124)

4. Kecamatan Balikpapan Timur

- Kelurahan/Desa Manggar (Kodepos : 76116)
- Kelurahan/Desa Manggar Baru (Kodepos : 76116)
- Kelurahan/Desa Lamaru (Kodepos : 76117)
- Kelurahan/Desa Teritip (Kodepos : 76118)

5. Kecamatan Balikpapan Utara

- Kelurahan/Desa Gunung Samarinda (Kodepos : 76125)
- Kelurahan/Desa Muara Rapak (Kodepos : 76125)
- Kelurahan/Desa Karang Joang (Kodepos : 76127)
- Kelurahan/Desa Batu Ampar (Kodepos : 76136)

foto dari Luwu Timur : negeri di awan

Luwu timur. Sulawesi selatan. Sebuah wilayah yang sangat luas. suatu daerah asal nya suatu suku bangsa bugis. bangsa pelaut. Ketika pagi datang.. Banyak pemandangan indah di sekitar sini. Disini awan awan terlihat seperti dalam jangkauan tangan. Menggatung di udara.
Pemandangan pegunungan di Tomoni di dekat perbatasan poso.
Buah merah banyak dijumpai di hutan-hutan wilayah ini.

Jalan panjang dan lurus. Beraspal dan mulus
dengan awan awan menggantung di udara,
tepat diatas kepala kita. 

Tambahan saat ini banyak dijumpai buah merah di daerah pegunungan perbatasan poso.
Buah merah, salah satu buah endemi asal Papua, ternyata banyak tumbuh di daerah Luwu Timur (Lutim). Buah ini banyak tumbuh di dataran tinggi Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana,tepatnya di daerah perbatasan Lutim dengan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kendati buah ini tumbuh liar di daerah pegunungan Kasintuwu, beberapa masyarakat setempat menggantungkan hidupnya dari menjual buah yang memiliki banyak khasiat menyembuhkan beragam penyakit, seperti diabetes dan kolesterol, termasuk HIV/AIDS.

Senin, 17 Oktober 2011

Beruang Madu dan Balikpapan


Ingat beruang madu maka langsung ingat Winny the pooh. Beruang kecil yang suka madu. Betuknya yang lucu dan polos maka akan langsung terpikir di kepala. Pada kenyataannya beruang memang mirip Winny the pooh. Kecuali beruang madu dari Kalimantan (Borneo). Karena Beruang madu yang ada di Pulau Borneo merupakan yang paling kecil dan kemungkinan dapat digolongkan sebagai sub-jenis (sub-species) dengan nama H.malayanus eurispylus. Mereka lebih kecil dan bulunya hitam.

Nama Ilmiah: Helarctos malayanus
Nama Inggeris: “Malayan Sun Bear” atau “Sun Bear”

Beruang madu merupakan satwa asli Balikpapan dan masih ada populasi asli yang
bertahan di Hutan Lindung Sungai Wain. Beruang Madu mempunyai penciuman yang sangat tajam sehingga dapat cium bekas injakan satwa lain maupun manusia. Pengelihatan diduga biasa saja sedangkan pendengarannya cukup peka. Beruang madu mempunyai tubuh dan stamina yang kuat dan sifat “pantang mundur” apabila dalam keadaan terancam
atau terkaget seperti halnya apabila terjerat. Maka timbul persepsi di masyarakat
bahwa beruang madu merupakan binatang “buas”, padahal di alam dia akan selalu
berusaha menghindari konflik kecuali terancam atau terganggu. Observasi beruang
di alam menunjukan bahwa beruang adalah satwa yang cerdas, lincah dan mengajubkan.

Yang paling sering ditemui di hutan adalah betina dengan anaknya. Hampir semua
laporan tentang kelompok beruang menyangkut kelompok betina dan anaknya. Ada
beberapa laporan bahwa beruang madu dapat mengumpul dekat pohon buah dimana buah sedang melimpah. Hampir setiap jam dari fajar sampai petang dimanfaatkan untuk mencari makanan baik di tanah maupun di atas pohon, terkecuali satu atau dua jam istirahat siang apabila panas. Pada umumnya beruang madu tidur pada malam hari di atas atau di dalam batang kayu roboh, atau terkadang di sarang yang di buat di atas pohon. Jenis beruang ini tidak memerlukan “tidur panjang pada musim dingin” atau hibernasi dikarenakan makanannya tersedia sepanjang tahun di habitat tropisnya. Penilitian jangka panjang pertama di dunia terhadap beruang madu di alam yang dilakukan di Hutan Lindung Sungai Wain, Balikpapan, Kalimantan Timur, menunjukkan bahwa rata-rata seekor beruang betina memerlukan wilayah jelajah tidak kurang dari 500 Ha untuk hidup dalam setahun. Sedangkan diperkirakan bahwa beruang madu jantan memerlukan wilayah jelajah sekitar 1,500 Ha per tahun.

Sejak dasawarsa enam puluhan hingga sembilan puluhan Hutan Lindung Sungai Wain terancam oleh penebangan liar dan perambahan, dan pada tahun 1998 hampir dimusnahkan kebakaran hutan yang luar biasa. Namun zona inti hutan lindung tersebut berhasil diselamatkan berkat kerja keras peneliti hutan berkerjasama dengan masyarakat sekitar. Dengan dibentuknya Badan Pengelola Hutan Lindung Sungai Wain pada tahun 2001, Kota Balikpapan mengambil alih pengelolaan Hutan Lindung Sungai Wain, dan sejak tahun 2002 semua kegiatan pengrusakan seperti penebangan, perambahan dan pembakaran Hutan Lindung Sungai Wain berhasil dikendalikan sehingga masa depan HL Sungai Wain serta populasi beruang madunya menjadi cukup cerah.

Penelitian pertama di dunia tentang beruang madu di alam dimulai pada tahun 1997 di Hutan Lindung Sungai Wain oleh peneliti asal Belanda, Gabriella Fredriksson dan berlangsung hingga 2004. Sebelumnya perilaku beruang madu di alam, pola dan jenis makanannya, tanda-tanda keberadaannya dan peran penting di dalam hutan tidak diketahui dengan pasti.

Kota Balikpapan mempunyai ikatan khusus dengan beruang madu. Lebih dari itu, penampilan beruang madu yang kekar, bersih,cantik, kuat tetapi lincah, dan sifatnya yang mandiri, cerdas dan “pantang mundur” merupakan ciri-ciri yang tersirat di Kota Balikpapan.

Minggu, 16 Oktober 2011

Beruang Madu yang malang



Beruang madu kebun binatang Ragunan terlihat kuyu.  Sepasang keluarga sepertinya. Jantan, betina dan anaknya.


Yang jantan gagah namun sedikit korengan. terduduk lesu. kadang-kadang berdiri dihadapan penonton mengharapkan makanan yang dilempar. Juga betinanya duduk di pojok sambil menggarauk-garuk punggungnya. sementara anaknya berlarian kesana-kemari. sambil beberapa kali bergelut dengan induknya.

Kadang terlihat lucu. namun lebih banyak terlihat kasihan.

Susunya terlihat kuyu..

SAATNYA MENGGANTI LAGU INDONESIA RAYA


Kemarin ikut seminarnya Pak Purdi, bosnya primagama- perusahaan bimbingan belajar yang terkenal itu.

Ada pernyataan yang cukup menggelitik saya tentang doa dalam lagu. Lagu adalah Doa. Dan doa itu pasti akan selalu dikabulkan oleh Tuhan. Dalam Lagu kebangsaan kita Indonesia Raya, ada lirik yang terasa mengganggu beliau. Tepatnya lirik dibait pertama :

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku ..

Pantesan Indonesia berdarah-darah. Lagu kebangsaanya saja seperti itu. Doa satu orang saja bisa dikabulkan. Lah...ini doa yang dinyanyikan oleh hampir setiap orang bangsa Indonesia, 250 juta orang lebih, mungkin Setiap senin ketika Upacara Bendera dan mungkin juga nanti pas acara SEA Games Asia Tenggara di Palembang.

Indonesia saat ini sudah berubah. Masa berjuang dari penjajahan Belanda lewat sudah . Zamannya sudah lain. Saatnya kita ganti dengan versi kedua dari Lagu gubahan WR.SUPRATMAN ini.
Yaitu :

Indonesia Tanah yang mulia
Tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya
Indonesia Tanah pusaka Pusaka Kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia

Suburlah Tanahnya Suburlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya
...

Lagunya terasa lebih adem. Lebih sederhana. Doa dalam sair lagu ini benar-benar terasa ke hati. Benar-benar mencerminkan Indonesia sebenarnya. Apalagi pas syair:
Suburlah Tanahnya Suburlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya
..

Atau jika tidak mau itu WR.SUPRATMAN menyiapkan yang lain. Yang lebih khidmat dan mantap.

Indonesia Tanah yang suci Tanah kita yang sakti
Disanalah aku berdiri 'njaga ibu sejati
Indonesia! Tanah berseri Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji Indonesia abadi

Slamatlah Rakyatnya Slamatlah putranya
Pulaunya lautnya semuanya
Majulah Negrinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya

Sebentar lagi tanggal 28 Oktober, hari sumpah pemuda. Hari ketika lagu ini pertama kalinya diperdengarkan.. tanpa lirik. Hanya dengan biola saja. Jadi saatnya kembali ke awal. Melihat dari hati, siapa dan bagaimana Indonesia ini dibuat dan jadi seperti sekarang. Saatnya beraksi.. kalau mau.

Salut dan penghargaan setinggi-tingginya untuk pencipta lagu Indonesia Raya. Dan Salut juga kepada SBY atau siapa saja yang mampu merubah keadaan ini. Atau pemuda kita sudah senang dengan keadaan saat ini.

Lagu itu doa. Kita tidak tahu apa yang terjadi nanti.. Namun doa yang baik insya allah menghasilkan yang baik.

Mau bukti?
Peterpan = buka dulu topengmu.. topengnya kebuka.
Charlie ST12 = Cari pacar lagi.. cari band lagi.


Terimakasih untuk pak Purdi dengan pencerahannya.


******
CATATAN:

Lirik Lagu : Nasional - Indonesia Raya
Ciptaan : W.R. Supratman / Wage Rudolf Supratman

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya


REFF…..
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya



******bait 2**********

Indonesia Tanah yang mulia
Tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya
Indonesia Tanah pusaka Pusaka Kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia

Suburlah Tanahnya Suburlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya

*****bait 3*******

Indonesia Tanah yang suci Tanah kita yang sakti
Disanalah aku berdiri 'njaga ibu sejati
Indonesia! Tanah berseri Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji Indonesia abadi

Slamatlah Rakyatnya Slamatlah putranya
Pulaunya lautnya semuanya
Majulah Negrinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya

Kamis, 13 Oktober 2011

Foto Indonesia Tempo dulu : Penganten Baru



Penganten baru ini dari priangan bandung. Lakinya umur 16 tahun perempuannya umur 14 tahun. Umur yang wajar untuk menikah dijamannya. Jadi wajar juga kalau anak smp sekarang untuk mmm.. mmm...

Foto Indonesia Tempo dulu : Nyari kutu



Nyari kutu adalah kebiasaan wanita indonesia ketika bersantai sore hari. Kebiasaan ini berlangsung sampai tahun 1980 ketika era televisi mulai memasuki rumah-rumah penduduk dan menghilangkan kebiasaan ini.

Rabu, 12 Oktober 2011

Kelurahan di kota Medan

Ini Medan bung!
Itulah yang pasti dingat orang Indonesia. Kota yang luas dan panas. Penuh dengan orang indonesia asli. Bagaimana aslinya? coba kemari dan lihat sendiri.

Dan ini daftar kelurahan yang ada di kota Medan.

1. Kecamatan Medan Amplas

- Kelurahan/Desa Harjosari I (Kodepos : 20147)
- Kelurahan/Desa Harjosari II (Kodepos : 20147)
- Kelurahan/Desa Timbang Deli (Kodepos : 20148)
- Kelurahan/Desa Bangun Mulia (Kodepos : 20149)
- Kelurahan/Desa Sitirejo II (Kodepos : 20219)
- Kelurahan/Desa Sitirejo III (Kodepos : 20219)
- Kelurahan/Desa Amplas (Kodepos : 20229)

2. Kecamatan Medan Area

- Kelurahan/Desa Pandau Hulu II (Kodepos : 20211)
- Kelurahan/Desa Sei Rengas II (Kodepos : 20214)
- Kelurahan/Desa Sei Rengas Permata (Kodepos : 20214)
- Kelurahan/Desa Kota Matsum I (Kodepos : 20215)
- Kelurahan/Desa Kota Matsum II (Kodepos : 20215)
- Kelurahan/Desa Kota Matsum IV (Kodepos : 20215)
- Kelurahan/Desa Sukaramai I (Kodepos : 20216)
- Kelurahan/Desa Sukaramai II (Kodepos : 20216)
- Kelurahan/Desa Tegal Sari I (Kodepos : 20216)
- Kelurahan/Desa Tegal Sari II (Kodepos : 20216)
- Kelurahan/Desa Tegal Sari III (Kodepos : 20216)
- Kelurahan/Desa Pasar Merah Timur (Kodepos : 20217)

3. Kecamatan Medan Barat
- Kelurahan/Desa Kesawan (Kodepos : 20111)
- Kelurahan/Desa Silalas (Kodepos : 20114)
- Kelurahan/Desa Glugur Kota (Kodepos : 20115)
- Kelurahan/Desa Pulo Brayan Kota (Kodepos : 20116)
- Kelurahan/Desa Karang Berombak (Kodepos : 20117)
- Kelurahan/Desa Sei Agul (Kodepos : 20117)

4. Kecamatan Medan Baru
- Kelurahan/Desa Darat (Kodepos : 20153)
- Kelurahan/Desa Petisah Hulu (Kodepos : 20153)
- Kelurahan/Desa Babura (Kodepos : 20154)
- Kelurahan/Desa Merdeka (Kodepos : 20154)
- Kelurahan/Desa Padang Bulan (Kodepos : 20155)
- Kelurahan/Desa Titi Rantai/Rante (Kodepos : 20156)

5. Kecamatan Medan Belawan Kota
- Kelurahan/Desa Belawan I (Kodepos : 20411)
- Kelurahan/Desa Belawan II (Kodepos : 20412)
- Kelurahan/Desa Belawan Sicanang (Kodepos : 20412)
- Kelurahan/Desa Bagan Deli (Kodepos : 20414)
- Kelurahan/Desa Belawan Bahari (Kodepos : 20414)
- Kelurahan/Desa Belawan Bahagia (Kodepos : 20415)

6. Kecamatan Medan Deli
- Kelurahan/Desa Tanjung Mulia (Kodepos : 20241)
- Kelurahan/Desa Tanjung Mulia Hilir (Kodepos : 20241)
- Kelurahan/Desa Mabar (Kodepos : 20242)
- Kelurahan/Desa Mabar Hilir (Kodepos : 20242)
- Kelurahan/Desa Kota Bangun (Kodepos : 20243)
- Kelurahan/Desa Titi Papan (Kodepos : 20244)

7. Kecamatan Medan Denai
- Kelurahan/Desa Tegal Sari Mandala I (Kodepos : 20226)
- Kelurahan/Desa Tegal Sari Mandala II (Kodepos : 20226)
- Kelurahan/Desa Tegal Sari Mandala III (Kodepos : 20226)
- Kelurahan/Desa Denai (Kodepos : 20227)
- Kelurahan/Desa Binjai (Kodepos : 20228)
- Kelurahan/Desa Medan Tenggara (Kodepos : 20228)


8. Kecamatan Medan Helvetia
- Kelurahan/Desa Dwi Kora (Kodepos : 20123)
- Kelurahan/Desa Sei Sikambing C II (Kodepos : 20123)
- Kelurahan/Desa Helvetia (Kodepos : 20124)
- Kelurahan/Desa Helvetia Tengah (Kodepos : 20124)
- Kelurahan/Desa Helvetia Timur (Kodepos : 20124)
- Kelurahan/Desa Tanjung Gusta (Kodepos : 20125)
- Kelurahan/Desa Cinta Damai (Kodepos : 20126)

9. Kecamatan Medan Johor
- Kelurahan/Desa Kwala Bekala (Kodepos : 20142)
- Kelurahan/Desa Pangkalan Masyhur (Kodepos : 20143)
- Kelurahan/Desa Gedung Johor (Kodepos : 20144)
- Kelurahan/Desa Kedai Durian (Kodepos : 20145)
- Kelurahan/Desa Suka Maju (Kodepos : 20146)
- Kelurahan/Desa Titi Kuning (Kodepos : 20146)

10. Kecamatan Medan Kota
- Kelurahan/Desa Pandau Hulu I (Kodepos : 20211)
- Kelurahan/Desa Pasar Baru (Kodepos : 20212)
- Kelurahan/Desa Pusat Pasar (Kodepos : 20212)
- Kelurahan/Desa Mesjid (Kodepos : 20213)
- Kelurahan/Desa Sei Rengas I (Kodepos : 20214)
- Kelurahan/Desa Kota Matsum III (Kodepos : 20215)
- Kelurahan/Desa Pasar Merah Barat (Kodepos : 20217)
- Kelurahan/Desa Teladan Barat (Kodepos : 20217)
- Kelurahan/Desa Teladan Timur (Kodepos : 20217)
- Kelurahan/Desa Sudi Rejo I (Kodepos : 20218)
- Kelurahan/Desa Sudi Rejo II (Kodepos : 20218)
- Kelurahan/Desa Siti Rejo I (Kodepos : 20219)

11. Kecamatan Medan Labuhan
- Kelurahan/Desa Besar (Kodepos : 20251)
- Kelurahan/Desa Martubung (Kodepos : 20252)
- Kelurahan/Desa Sei Mati (Kodepos : 20252)
- Kelurahan/Desa Pekan Labuhan (Kodepos : 20253)
- Kelurahan/Desa Nelayan Indah (Kodepos : 20524)
- Kelurahan/Desa Tangkahan (Kodepos : 20525)

12. Kecamatan Medan Maimun
- Kelurahan/Desa Aur (Kodepos : 20151)
- Kelurahan/Desa Hamdan (Kodepos : 20151)
- Kelurahan/Desa Jati (Kodepos : 20152)
- Kelurahan/Desa Kampung Baru (Kodepos : 20158)
- Kelurahan/Desa Sei Mati (Kodepos : 20159)
- Kelurahan/Desa Suka Raja (Kodepos : 20159)

13. Kecamatan Medan Marelan
- Kelurahan/Desa Tanah Enam Ratus (Kodepos : 20245)
- Kelurahan/Desa Paya Pasir (Kodepos : 20250)
- Kelurahan/Desa Labuhan Deli (Kodepos : 20254)
- Kelurahan/Desa Rengas Pulau (Kodepos : 20255)
- Kelurahan/Desa Terjun (Kodepos : 20256)

14. Kecamatan Medan Perjuangan
- Kelurahan/Desa Pandau Hilir (Kodepos : 20232)
- Kelurahan/Desa Pahlawan (Kodepos : 20233)
- Kelurahan/Desa Sei Kera Hulu (Kodepos : 20233)
- Kelurahan/Desa Sei Kerah Hilir I (Kodepos : 20233)
- Kelurahan/Desa Sei Kerah Hilir II (Kodepos : 20233)
- Kelurahan/Desa Sidorame Barat I (Kodepos : 20236)
- Kelurahan/Desa Sidorame Barat II (Kodepos : 20236)
- Kelurahan/Desa Sidorame Timur (Kodepos : 20236)
- Kelurahan/Desa Tegal Rejo (Kodepos : 20237)

15. Kecamatan Medan Petisah

- Kelurahan/Desa Petisah Tengah (Kodepos : 20112)
- Kelurahan/Desa Sekip (Kodepos : 20113)
- Kelurahan/Desa Sei Putih Barat (Kodepos : 20118)
- Kelurahan/Desa Sei Putih Tengah (Kodepos : 20118)
- Kelurahan/Desa Sei Putih Timur I (Kodepos : 20118)
- Kelurahan/Desa Sei Putih Timur II (Kodepos : 20118)
- Kelurahan/Desa Sei Sikambing D (Kodepos : 20119)

16. Kecamatan Medan Polonia
- Kelurahan/Desa Anggrung (Kodepos : 20152)
- Kelurahan/Desa Madras Hulu (Kodepos : 20152)
- Kelurahan/Desa Polonia (Kodepos : 20157)
- Kelurahan/Desa Sari Rejo (Kodepos : 20157)
- Kelurahan/Desa Suka Damai (Kodepos : 20157)

17. Kecamatan Medan Selayang
- Kelurahan/Desa Beringin (Kodepos : 20131)
- Kelurahan/Desa Padang Bulan Selayang I (Kodepos : 20131)
- Kelurahan/Desa Padang Bulan Selayang II (Kodepos : 20131)
- Kelurahan/Desa Sempakata (Kodepos : 20132)
- Kelurahan/Desa Tanjung Sari (Kodepos : 20132)
- Kelurahan/Desa Asam Kumbang (Kodepos : 20133)

18. Kecamatan Medan Sunggal
- Kelurahan/Desa Babura Sunggal (Kodepos : 20121)
- Kelurahan/Desa Sei Sikambing B (Kodepos : 20122)
- Kelurahan/Desa Simpang Tanjung (Kodepos : 20122)
- Kelurahan/Desa Tanjung Rejo (Kodepos : 20122)
- Kelurahan/Desa Lalang (Kodepos : 20127)
- Kelurahan/Desa Sunggal (Kodepos : 20128)

19. Kecamatan Medan Tembung

- Kelurahan/Desa Indra Kasih (Kodepos : 20221)
- Kelurahan/Desa Sidorejo (Kodepos : 20222)
- Kelurahan/Desa Sidorejo Hilir (Kodepos : 20222)
- Kelurahan/Desa Bandar Selamat (Kodepos : 20223)
- Kelurahan/Desa Bantan (Kodepos : 20224)
- Kelurahan/Desa Bantan Timur (Kodepos : 20224)
- Kelurahan/Desa Tembung (Kodepos : 20225)

20. Kecamatan Medan Timur
- Kelurahan/Desa Gang Buntu (Kodepos : 20231)
- Kelurahan/Desa Perintis (Kodepos : 20231)
- Kelurahan/Desa Sidodadi (Kodepos : 20234)
- Kelurahan/Desa Durian (Kodepos : 20235)
- Kelurahan/Desa Gaharu (Kodepos : 20235)
- Kelurahan/Desa Glugur Darat I (Kodepos : 20238)
- Kelurahan/Desa Glugur Darat II (Kodepos : 20238)
- Kelurahan/Desa Pulo Brayan Bengkel (Kodepos : 20239)
- Kelurahan/Desa Pulo Brayan Bengkel Baru (Kodepos : 20239)
- Kelurahan/Desa Pulo Brayan Darat I (Kodepos : 20239)
- Kelurahan/Desa Pulo Brayan Darat II (Kodepos : 20239)

21. Kecamatan Medan Tuntungan
- Kelurahan/Desa Tanjung Selamat (Kodepos : 20134)
- Kelurahan/Desa Simalingkar B (Kodepos : 20135)
- Kelurahan/Desa Simpang Selayang (Kodepos : 20135)
- Kelurahan/Desa Kemenangan Tani (Kodepos : 20136)
- Kelurahan/Desa Lau Cih (Kodepos : 20136)
- Kelurahan/Desa Namu Gajah (Kodepos : 20136)
- Kelurahan/Desa Sidomulyo (Kodepos : 20137)
- Kelurahan/Desa Ladang Bambu (Kodepos : 20138)
- Kelurahan/Desa Mangga (Kodepos : 20141)
.

Selasa, 11 Oktober 2011

Merak di ragunan



Burung Merak Hijau (Pavo muticus) adalah burung yang paling cantik di kebun binatang ragunan. Walau banyak burung berkicau dan burung besar lainnya. Seharusnya burung ini jadi primadona kebun binatang ragunan ini.

Kita bisa Menyaksikan bentangan sayapnya ketika dia naksir betina. Merak Hijau adalah burung yang pandai terbang. Pada musim berbiak, burung jantan memamerkan bulu ekornya di depan burung betina. Saat ini adalah musim berkembang biak bagi merak, jadi sekaranglah saat terbaik melihat burung ini.

Senin, 10 Oktober 2011

Peta Kebunbinatang Ragunan


Hari minggu selalu ramai dikunjungi masyarakat. Namun jika hari-hari kerja pasti sepi dan lebih menyenangkan. Itulah Kebun Bintang Ragunan. Tempat aneka satwa dipertontonkan.

Dengan tiket seharga Rp.4000 plus asuransi kecelakaan Rp. 500 maka pengunjung bisa bebas menikmati koleksi binatang yang ada disini. Sekuat kaki melangkah.. saking luasnya.

Kebun binatang Ragunan dirancang sebagai kebun binatang terbuka. Koleksi satwanya lebih dari 4.000 ekor, terdiri dari 295 spesies. Kebun binatang seluas 140 hektar ini dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta tahun 1966 dengan nama Taman Margasatwa Ragunan. Kemudian, nama itu diubah lagi namanya dan menjadi Kebun Binatang Ragunan. Kebun Binatang Ragunan ini merupakan kebun binatang terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Akses mudah ke kebun binatang Ragunan adalah dengan naik bus TransJakarta (BusWay). Jalur lain adalah dengan Kopaja 19 dan Kopaja 985 dari Tanah Abang melalui Blok M ke Kebun Binatang Ragunan. Atau Kopaja 68 dan 602 dari Kampung Melayu melalui Pasar Minggu ke Kebun Binatang Ragunan. Mikrolet 17 dan KWK 02 dari Depok ke Kebun Binatang Ragunan juga bisa jadi alternative.

Minggu, 09 Oktober 2011

Sangkuriang di panggil ke istana


Presiden bingung. Sebulan lagi SEA Games XXVI harus dibuka. Show must go on. Namun Gedung belum rampung juga. Wisma atlet masih brantakan, lapangan tenis masih rawa-rawa, atletik, ski air dan lapangan tembak masih berupa sawah. Kolam rennang masih kosong. Jalan dan prasarana lainnya belum keliatanan bentuknya. Dari Palembang sampai Purwakarta masih belum jelas wujudnya.Mana kerja semua anak buahku.. pikirnya lagi.

Surat sudah ditanadatangani. Artinya uang sudah bukan masalah lagi..teorinya. Namun kenyataan dilapangan semua menghawatirkan. Walau semua pengurus dan panitia seagames menjamin semua pasti selesai pada waktunya. Tetap saja kenyataan berkata lain. Hari ini dia sudah menugaskan Wakil Presiden Boediono untuk meninjau arena pertandingan SEA Games XXVI di Jakabaring Sport City, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Namun gelisah masih di berputar kepala. Khawatir masih mengelayuti kelopak matanya.

Perlu seorang yang hebat. Pikirnya tiba-tiba.
Yang mampu membangun semua ini dalam 1 hari ini. Yang mampu membereskan a sampai z dengan sempurna. Siapa yang kita punya pak menteri?

Menpora Cuma angkat bahu. Semua pasti beres pak .. Saya setiap hari telpon dan rapat dengan tim saya. Semua sudah saya pantau. Saya jamin. Everything gonna be okeh..

Alahh.. kamu ini.

Setelah bertanya ke intelejen beliau mendapat masukan yang patut dipertimbangkan dan dicoba.


****

Sangkuring menghadap ke istana. Bertemu langsung dengan presiden. Dan tanpa basa-basi beliau berkata.

Apa yang saya dapatkan pak presiden.

Presiden bengong. Padahal dia belum berkata apa-apa.

Apa yang kamu mau? Jawab preisiden. Ternyata enak juga kalau langsung to the point. Pikirnya..

Saya tidak mau apa-apa.

Kok bisa. .?

Saya sudah tua, asam garam hidup semua sudah saya jalanin. Uang dan isteri bukan yang kucari. Harta dan jabatan bukan yang saya idamkan.

Jadi mau mu apa?

Ketentraman di tanah sunda.

Memang kenapa? Tempatmu tidak banyak kerusuhan. Semua terlihat aman dan berjalan seperti biasa. Banyak gedung dibangun banyak jalan mengular dibuat. Semua terlihat tentram dan aman.

Itu luarnya pak. Dalamnya lain. Hutan saya gundul dan mulai ditanami sayuran. Malah di salah satu hutan saya mau dibangun restoran besa. Saya ingin hutan saya kembali hijau dan bersih. Sungai saya saat ini kering dan penuh sampah, plastic dan racun membunuh ikan ikan saya.

Oke. Saya catat. Adalagi?

Saya ingin ketentraman bagi anak buah Saya.
Maksudnya..?

Para jinn, jurig, dedemit dan siluman sering mengadu kepada saya. Tempat mereka tinggal banyak digusur. Sudah banyak anak buah saya dimasukan ke botol dan dibuang ke laut. Saya ingin patung-patung yang ada dijaga. Jangan dibakar atau dihancurkan.

Loh apa hubungannya? Emang anak buahmu tinggal di patung juga?

Bukan begitu Pak Presiden. Kalau satu patung dibakar dan dihancurkan. Itu akan memicu daerah lain ikut gila.

Maksudnya?

Saat ini di tatar sunda semua jadi garang. Orang sunda mulai kehilangan jati dirinya. Di Purwakarta patung dihancurkan. Di cisalada Bogor rumah rumah dibakar karena beda paham . di Banten orang dibunuh karena beda keyakinan. Malah Di Bandung aja miss universe dilarang hadir. Padahal dia itu orang cantik sejagat bumi. Manusia yang cantik. Hitam manis lagi. Perlu dicatat dia itu perempuan. Walaupun dia tidak ngomong dia pasti menyimpan dalam hati. Bagaimana kalau perempuan itu ibu bapak?

Dulu orang sunda ramah. Siapa saja boleh datang dan tinggal. Orang sunda yang saya kenal sangat mementingkan persaudaraan. Sangat sopan dan mendahulukan perdamaian. Orang orang tuanya sangat sayang kepada anak-anaknya. Orang dewasa dan kelompok orang tua selalu berpartisipasi penuh dalam kehidupan sosialnya. Lebih berperan sebagai pembimbing. Terdapat etika dan adab yang dijalankan oleh setiap individu pada masyarakat Sunda tanpa pemaksaan. Budaya Sunda sangat luhur dan agungnya dalam aspek etika pergaulan di masyarakat.

Namun sekarang semuanya jadi mengerikan. Permusuhan dikobarkan dimana-mana, Malah oleh MUI. Oleh menteri-menteri bapak juga. Walaupun saya gaul dengan jurig dan siluman jangan pernah berfikir kami kafir Pak. Antara Gusti Alloh dan mahluknya tidak ada batas. Gusti Alloh lebih dekat dengan apa saja. Malah masih lebih jauh antara hati dengan urat leher.

Tidak pernah kami menduakan Gusti Alloh. Semua doa kami bertujuan memintakan legitimasi dan ijin dari yang Maha Gaib. Alloh subhanawata ala.
Sekarang.. Mampu tidak bapak menyanggupi permintaan saya? Mengurusi persiapan seagames mah urusan kecil bagi saya.


Presiden termenung. Kok jadi gini...

Jumat, 07 Oktober 2011

Menikmati kota Banjarmasin


Menikmati kota Banjarmasin adalah menikmati sungainya yang jujur. Dengan hilir mudik jukung dan klotok. Isi atau sarat muatan. Bercampur dalam kesibukan hari yang panas karena jarang turun hujan.




Menikmati kota Banjarmasin adalah ada di tepi sungai. Memandang sampan yang melaju kencang dan juga lambat terbawa arus. Melihat keringat dan harapan yang keluar dan bersarang di hati. Sambil mencoba menyapa tujuan yang masih jauh.




Menikmati kota Banjarmasin adalah ada di sungai. Entah untuk makan atau bekerja, atau hanya sekedar lewat. Menyusuri sempit dan lebarnya. Menyelami dalam dan kuatnya arus.  Menyentuh bening dan kotornya air.



Menikmati Banjarmasin adalah ada di atas perahu, diatas sungai. Dan mencoba meraih mimpi. Dengan tenaga dan tekad. Dan juga doa.






Menikmati Banjarmasin adalah sebuah tekad untuk tetap hidup. Walau kerjaan tak kunjung datang. Walau ujian gagal terus. Walau perut menjerit lapar. Walau pacar ke lain hati. Walau mancing gak dapat-dapat.


Menikmati kota Banjarmasin adalah tetap semangat dan bersabar.. Roda itu berputar. Rezim pasti berganti. Hujan esok kan datang. Sabar tidak ada batasnya. Karena hanya kau sendiri yang membuat batas itu.

Selasa, 04 Oktober 2011

Peta Kelurahan Mantuil

Ini adalah peta kelurahan Mantuil. Diambil dari kantor kelurahan.


Nampak sungai Barito di sebelah kanan. Dan Sungai Martapura melingkari tanah mantuil ini. Tanah tanah yang terpotong sungai itu diberi nama Pulau Bromo dan Pulau Benteng, nama-nama tersebut diakui berasal dari pengakuan warga setempat.

Daerah ini masih rawan dan sepi.

Minggu, 02 Oktober 2011

Foto : Mantuil yang asli



Mantuil adalah salahsatu kelurahan di Banjarmasin Timur. Wilayah ini terletak tepat di bibir sungai Martapura. Wilayah ini berbentuk huruf U dan dibelah sungai yang menghubungkan sungai Maartapura, sehingga wilayah ini sering dijadikan jalan tembus perahu kecil yang menyusuri sungai Martapura. kodepos kelurahan ini adalah BANJARMASIN 70244.

Nama lama Mantuil/Pantuil adalah schans van Thuyl, terletak pada titik selatan pulau Tatas, dimana sebuah benteng dinamakan van Thuyl yang dibangun tahun 1819.
Benteng itu sekarang lenyap sudah.

Banyak perumahan berdiri di sepanjang jalan tembus Mantuil ini. Namun jika mencari daerah Mantuil yang asli maka yang dipinggir sungai bukan yang pinggir jalan raya. Rumah-rumah sederhana asli banjarmasin masih banyak ditemui disana.



Sebetulnya daerah ini bisa dijadikan desa wisata karena lingkungan pemukiman desa tradisional di Mantuil mempunyai citra arsitektur tradisional, yaitu pada penampilan bangunan perumahan yang berada di pinggir-pinggir sungai.