Thursday, 24 June 2010

Arena Bermain anak : oleholeh dari Luwu Timur


Pengalaman jalan-jalan di kabupaten Luwu Timur , sulawesi Selatan cukup berbekas. Kabupaten yang memiliki danau-danau indah seperti danau Matano dan danau Towutinya yang cukup terkenal luas. Juga dengan kota Sorowakonya yang sejuk dimana PT. INCO berpusat.

Di kabupaten yang terletak di ujung teluk Bone ini biasa dengan mudah dijumpai tempat arena bermain anak yang cukup menarik dan gratis di beberapa tempat. Ayunan, perosotan, halang rintang juga permainan anak umur sekitar lima tahun lainnya. Arena yang menempati tanah seluas kira-kira 5 x 6 meter ini sangat terawat, aman dan bersih. Semua terbuat dari bahan fiberglass dengan warna yang mencolok dan menarik.

Walau tidak terdapat di semua kota kecamatan, namun itu cukup berarti . Namun dengan penduduk sekitar 200.000an jiwa rasanya wilayah yang luas ini (luas wilayah 6.944,98 km2). terasa sepi apalagi jumlah anak dibawah umur 5 tahun yang tidaklah banyak maka arena bermain ini selalu terlihat sepi.

Beda dengan Jakarta, disini kita bisa dengan mudah menjumpai anak kecil disetiap tempat. Saat ini di Jakarta bukannya tidak ada tempat bermain seperti ini, di beberapa tempat di lingkungan perumahan juga bias temui,juga di taman lembang contohnya. Namun semuanya dibuat seadanya. Alakadarnya. Namun melihat besi-besinya yang terlihat tua dan karatan dan perososotan dari semen yang dibuat seadanya, rasanya justru membahayakan anak yang bermain.

Jika kita ke mal mal sekarang ini.saat liburan sekolah tiba. Akan banyak dijumpai permainan-permainan seperti ini. Tentu dengan biaya yang tidak sedikit. Ada yang Rp15000 untuk 15 menit ada juga yang Rp 25.000 untuk 45 menit. Dan itupun antri untuk mendapatkannya.

Di ulang tahunnya kali ini, sebaiknya Jakarta berbenah diri lagi. Dandan lagi dengan menghidupkan taman-taman yang ada dengan permainan anak-anak seperti ini. Selain memperindah juga membuat nyaman warga yang punya anak-anak kecil. Seandainya di lapangan monas atau taman-taman lainnya di jakarta ada mungkin akan semakin menarikdan membuat jakarta semakin nyaman. Hal ini bagus sebagai tempat bermain anak-anak dan keluarga. Apalagi di jakarta saat ini susah sekali untuk menjumpai tempat seperti ini kecuali di sekolah-sekolah taman kanak kanak atau juga di tempat pendidikan anak usia dini PAUD.

Sudah saatnya Jakarta mengurus dirinya, keluarganya, anak-anaknya . Jangan bisnis terus

Saturday, 15 May 2010

Jembatan Baliase Rubuh Tukang Ojek Panen

Runtuhnya pondasi di ujung jembatan Baliase Masamba kabupate Luwu Utara hari jumat 14 mei 2010 lalu membuat para tukang ojek panen. Sayangnya mereka memberhentikan dan mengerumuni para penumpang kendaraan umum ketika jarak ke jembatan yang rubuh masih jauh, sekitar 1 km.

Polisi dan aparat pemerintahan sudah menengok lokasi tsb. Dan sampai saat ini jembatan darurat sudah dibangun dan digunakan, yaitu menggunakan batang pohon kelapa yg dijejerkan dan diikat kawat.Alhasil untuk motor dan pejalan kaki saja.

Friday, 14 May 2010

Nasib Petugas Konversi Pertamina Luwu Timur (3)

Sejak rubuhnya jembatan Baliase di Masamba, kota Malili sepi. Beberapa SPBU Pertamina mulai dikawal petugas dari kepolisian untuk mencegah aksi borong pakai jerigen.

Bus bus malam jurusan Soroako Makasar kembali ke poolnya d Sorowako. setelah mentok di jembatan yang rubuh itu. Malili makin senyap. Apalagi Sabtu Minggu adalah hari libur bagi pegawai pemerintahan di Luwu Timur.

Akhirnya beginilah nasib mereka.Terdampar, kekanan laut ke belakang gunung ke depan jembatan rubuh ke kiri banjir besar.