Showing posts with label Lebaran. Show all posts
Showing posts with label Lebaran. Show all posts
Tuesday, 30 August 2011
Tumpengan di lebaran Madiun
Adat dan tradisi di indonesia memang beragam. Contohnya di kota madiun ini.
Seperti Lebaran di kota dan wilayah lain di Indonesia yg ada takbir keliling dan shalat id berjamaah. Yg beda adalah setelah shalat id.
Di desa desa pelosok Madiun ada tradisi kondangan saat hari raya. Yaitu makan bersama di halaman mesjid kampung. Apa yg dimakan? Cuma nasi kuning komplit lauk pauk yg disajikan dan dibaWa dari rumah masing masing. Tidak harus nasi kuning, nasi ketan juga boleh. Intinya bawa makanan buat sarapan dlm nampan besar. dikumpulkan di halaman mesjid. Setelah ustad mesjid beri petatah petitih baru makanan boleh dimakan.
so.. mari makan.
mencoba memaafkan pemerintah
Setelah membuat bingung masyarakat dengan penentuan hari 1 syawal rasanya kita memang harus berbesar hati.
Entah kenapa setahun ini pemerintah kita seperti orang bingung. Keputusan dan kebijakan nya banyak membuat masyarakat resah dan gamang. Harga kebutuhan pokok yg naik terus , fpi yg semakin jay. Bioskop yg tambah kosong. entah apalagi yg terjadi nanti. Yang jelas walaupun banyak orang pintar di LAPAN, orang bener di pemerintahan dan orang soleh di MUI tetap saja rasanya lain ketika pengumuman 1 syawal yg mundur satu hari dari perkiraan semua masyarakat awam.
Pada akhirnya kita semua maklum. Pemerintah juga manusia, tempatnya salah dan dosa. Walau mereka ga mau ngaku dosa..kami tetap memaafkan mereka. Selamat idul fitri. mohon maaf lahir dan batin.
Entah kenapa setahun ini pemerintah kita seperti orang bingung. Keputusan dan kebijakan nya banyak membuat masyarakat resah dan gamang. Harga kebutuhan pokok yg naik terus , fpi yg semakin jay. Bioskop yg tambah kosong. entah apalagi yg terjadi nanti. Yang jelas walaupun banyak orang pintar di LAPAN, orang bener di pemerintahan dan orang soleh di MUI tetap saja rasanya lain ketika pengumuman 1 syawal yg mundur satu hari dari perkiraan semua masyarakat awam.
Pada akhirnya kita semua maklum. Pemerintah juga manusia, tempatnya salah dan dosa. Walau mereka ga mau ngaku dosa..kami tetap memaafkan mereka. Selamat idul fitri. mohon maaf lahir dan batin.
Sunday, 28 August 2011
Lebaran adalah hari merdeka
puasa usai sudah. Hari hari menahan diri besok lewat sudah.
Lebaran bagi umat muslim adalah hari idul fitri. Hari kita kembali nol. dosa dosa yg terhapus. dan kembali seperti bayi tanpa dosa.
Tapi nanti dulu. Kembali ke suci hanya bagi mereka yg berpuasa saja. Jangan harap buat mereka yg melalaikan ibadah ini. Karena bagi mereka ini habisnya Ramadan adalah hari merdeka badan dan jiwa.
Jadi jangan heran jika di hari lebaran akan banyak tawuran. tawuran antar kampung, tawuran antar preman bahkan antar agama. Masih ingat kah kita tawuran masal di Cirebon. atau Awal konflik Ambon. Jadi hati hati dgn hari Lebaran. Hari ini setan dibebaskan. Lebaran adalah hari merdeka bagi mereka.
Lebaran bagi umat muslim adalah hari idul fitri. Hari kita kembali nol. dosa dosa yg terhapus. dan kembali seperti bayi tanpa dosa.
Tapi nanti dulu. Kembali ke suci hanya bagi mereka yg berpuasa saja. Jangan harap buat mereka yg melalaikan ibadah ini. Karena bagi mereka ini habisnya Ramadan adalah hari merdeka badan dan jiwa.
Jadi jangan heran jika di hari lebaran akan banyak tawuran. tawuran antar kampung, tawuran antar preman bahkan antar agama. Masih ingat kah kita tawuran masal di Cirebon. atau Awal konflik Ambon. Jadi hati hati dgn hari Lebaran. Hari ini setan dibebaskan. Lebaran adalah hari merdeka bagi mereka.
Sunday, 21 August 2011
Selamat Idul Fitri : Minal Aidin wal Faizin
Saatnya kita berlebaran, dan dalam merayakan hari raya ini biasanya kita saling mengucapkan Minal Aidin wal Faizin.
Kata-kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah penggalan sebuah doa dari doa yang lebih panjang yang diucapkan ketika kita selesai menunaikan ibadah puasa yakni :
“Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin”
yang artinya
“Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.
Sehingga arti sesungguhnya dari “Minal Aidin wal Faizin” adalah “Semoga kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.
Kata-kata ini biasa diucapkan oleh Rasulullah :
Beliau biasa mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum kepada para sahabat, yang artinya semoga Allah menerima aku dan kalian. Maksudnya menerima di sini adalah menerima segala amal dan ibadah kita di bulan Ramadhan.
Beberapa shahabat menambahkan ucapan shiyamana wa shiyamakum, yang artinya puasaku dan puasa kalian. Jadi ucapan ini bukan dari Rasulullah, melainkan dari para sahabat.
Dan tanpa ucapan ini rasanya tiada lengkap kita merayakan hari raya ini.
Penulis mengucapkan
Selamat hari Raya Idul Fitri :
Minal Aidin wal Faizin, Mohon maaf lahir dan batin.
Subscribe to:
Posts (Atom)






