pagi pertama di tahun 2013
berisi doa dan harapan
semoga hari-harinya akan lebih baik.
lebih sedikit orang yang kelaparan
lebih sedikit niat jahat dan lebih banyak niat baik
lebih banyak cara baik digunakan untuk bekerja
pemikiran sempit berkurang
dan kemakmuran menghampiri semua orang
semoga.
Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
Sunday, 6 January 2013
Tuesday, 7 August 2012
Bunga adalah bunga : sebuah refleksi hidup ketika waktu memperlihatkan kuasanya
| Pemandangan alam di Kota Sidenreng Rappang. Sawah sehabis panen raya dan pegunungan yang gundul membuat cuaca panas dan sangat lembab. |
******* bunga adalah bunga *******
Air putih jernih menggenapkan segar pada dada pada rasa
perlahan namun jadi menumbuhkan anggrek dengan 5 kelopak warna ungu
tembus keluar dari dada sebelah kiri
warnanya yang pilu menyedot mata kata
menghapus arti tega
dan menggantikannya dengan sentuhan dingin
"Masihkah kau bernyanyi dan terenyum setelah engkau dikecewakan hidup?"
"Masihkan engkau berdiri setelah jatuh berguling-guling akibat ditendang dari belakang?"
"Apakah kau masih punya harga diri setelah dipermalukan?"
Bunga adalah bunga
yang akan menebarkan wangi miliknya
tak mungkin mawar seharum kenanga
tak mungkin bangkai semerbak tanah yang baru disiram hujan
Malam yang gelap diterangi bintang
siang yang terang dinaungi matahari, digelapi awan
awal akhir, besar kecil, jelek bagus
itulah jawaban akan semua prilaku orang
tidak ada yang sempurna
Lebih baik jadi orang baik
tidak ada sesal
tidak banyak dosa
mendekati sempurna lebih bagus
alangkah sayangnya hidup jika hanya untuk menjadi jelek
betapa sia-sianya hidup jika mampu membuat istimewa namun dilewatkan
********
Kita hidup menjalani hari demi hari. terasa berat bagi mereka yang miskin dan selalu menahan lapar dari hari demi hari. Walau Indonesia terlihat jaya ekonominya di mata dunia. Dengan pertumbuhan orang kaya yang setiap hari terlihat dari jumlah mobil dan kendaraan mewah yang berjejal di jalanan ibu kota. Namun melihat teman-temanku yang semakin kurus tak terurus. Semakin kuyu di kelopak matanya dan semakin menipisnya semangat hidup mereka rasanya ironi. Menyedihkan dan memilukan.
Mereka yang dulunya jaya dan sekarang terlunta-lunta dijalan. Mereka yang dulunya dipuja dan dijadikan contoh dan panutan hidup sekarang jadi pesakitan di ruang interogasi semakin sering kutemui di televisi. Waktu memperlihatkan kuasanya.
Anak-anak muda penjambret dan pencuri yang digebukin dan di bakar banyak ditemui di kota-kota di Indonesia. Ibu-ibu yang menggelar tikar dan memangku bayinya di kolong jembatan cawang setiap siang semakin bertambah. Nenek tua renta yang berkeliling membawa cangkir kosong dan menadahkan tangannya di setiap pagi.
semua itu adalah yang aku temui setiap hari. Menggedor dada ini. Seakan bertanya kenapa kami jadi begini?
Mengapa kau biarkan kami jadi orang gila?
Mengapa kau biarkan kami jadi pengemis?
********
Namun itulah hidup. Menyerah lalu mati. Atau terus berjuang mempertahankan nyawa yang cuma satu. Beramal untuk nanti atau untuk hati. Kita tidak peduli. Yang penting masih ada yang berbaik hati mengulurkan bantuan untuk melalui hari ini.
Berbuat baik dan menjadi baik adalah proses yang selalu terjadi berulang-ulang. Jangan pernah bosan. setiap jalan selalu ada persimpangan. arah mana yang kita ambil akan membawa konsekuensinya sendiri. Dan jika Allah berbaik hati maka kita akan kembali ke persimpangan itu lagi. Itu adalah tanda Dia maha Pengampun , Maha pemurah. Memberi kita jalan yang benar untuk kembali padaNya.
Tuesday, 3 April 2012
Kenapa Takut
Mengapa harus takut jika kamu tidak salah
mengapa harus takut jika kamu yakin kamu bukan ayam yang lari kesana kemari ketika akan dipotong
kamu juga bukan tikus jaman dulu yang hanya berani keluar sarang ketika malam tiba
kamu adalah khalifah
Duta yang Maha Menciptakan
Wakil yang Maha Perkasa di muka bumi ini.
Bersikaplah berani niscaya kekuatan besar akan menolongmu
Bersikaplah berani maka akan semakin efektif menuju tujuan hidupmu
Jika kamu marah.. marah lah
Jika kamu menangis.. menangislah
Jika mau memukul .. pukullah
Namun ingat 'Jangan rusak dirimu'
Dirimu terlalu berharga daripada semua yang ada diatas tanah ini
Jika kamu punya hutang banyak.. bayarlah
Jika tidak sanggup membayar.. berjanjilah akan bayar biar
waktu yang akan menentukan nantinya
Uang tidak jatuh dari langit
Mukzizat Tuhan semakin susah didapat
kerja dan berusaha cuma itu jalannya
Kamu manusia beradab
Dan setiap manusia adalah saudara dengan sesamanya
Sesama saudara biasa jika bertengkar
Namun kembali berpelukan ketika usai
Katakanlah perasaanmu
Takut hanya untuk yang sudah mati
Kijang bersembunyi dari harimau bukan karena takut
Namun dia cinta kehidupan
Jakarta, 050396
Diam tidak menghasilkan Emas
Diam tidak menghasilkan emas
diam menghasilkan batu yang lama-lama hancur oleh angin, hujan dan panas
Diam adalah batu rapuh yang hancur ditelan zaman
Diam tidak menghasilkan apa-apa
Diam berarti dilupakan, ditendang melayang dan hilang
Orang yang berkata "diam adalah emas" Tidak pernah merasakan dan melihat kedalamannya
Tidak pernah mengenal dan mengetahui arti dari kata itu
Orang yang mengatakan diam adalah emas adalah orang egois
yang hanya ingin selamat dan tidak punya harga atas dirinya
tersenyum ketika diinjak kepalanya, kakinya, jarinya
tertawa ketika dikhianati, ditipu, dibohongi
Sedih dan menangis ketika sendirian
Diam itu kalah
jakarta, 050396
diam menghasilkan batu yang lama-lama hancur oleh angin, hujan dan panas
Diam adalah batu rapuh yang hancur ditelan zaman
Diam tidak menghasilkan apa-apa
Diam berarti dilupakan, ditendang melayang dan hilang
Orang yang berkata "diam adalah emas" Tidak pernah merasakan dan melihat kedalamannya
Tidak pernah mengenal dan mengetahui arti dari kata itu
Orang yang mengatakan diam adalah emas adalah orang egois
yang hanya ingin selamat dan tidak punya harga atas dirinya
tersenyum ketika diinjak kepalanya, kakinya, jarinya
tertawa ketika dikhianati, ditipu, dibohongi
Sedih dan menangis ketika sendirian
Diam itu kalah
jakarta, 050396
Friday, 7 October 2011
Menikmati kota Banjarmasin
Menikmati kota Banjarmasin adalah menikmati sungainya yang jujur. Dengan hilir mudik jukung dan klotok. Isi atau sarat muatan. Bercampur dalam kesibukan hari yang panas karena jarang turun hujan.
Menikmati kota Banjarmasin adalah ada di tepi sungai. Memandang sampan yang melaju kencang dan juga lambat terbawa arus. Melihat keringat dan harapan yang keluar dan bersarang di hati. Sambil mencoba menyapa tujuan yang masih jauh.
Menikmati kota Banjarmasin adalah ada di sungai. Entah untuk makan atau bekerja, atau hanya sekedar lewat. Menyusuri sempit dan lebarnya. Menyelami dalam dan kuatnya arus. Menyentuh bening dan kotornya air.
Menikmati Banjarmasin adalah ada di atas perahu, diatas sungai. Dan mencoba meraih mimpi. Dengan tenaga dan tekad. Dan juga doa.
Menikmati Banjarmasin adalah sebuah tekad untuk tetap hidup. Walau kerjaan tak kunjung datang. Walau ujian gagal terus. Walau perut menjerit lapar. Walau pacar ke lain hati. Walau mancing gak dapat-dapat.
Menikmati kota Banjarmasin adalah tetap semangat dan bersabar.. Roda itu berputar. Rezim pasti berganti. Hujan esok kan datang. Sabar tidak ada batasnya. Karena hanya kau sendiri yang membuat batas itu.
Subscribe to:
Posts (Atom)

