Jumat, 08 Oktober 2010

Journey to Celebes ( part 1) : Pertama kali naik pesawat.


Datang tidak terburu buru di bandara sukarno hatta , tetapi malah kelihatan bodoh. Ketika ditawari asuransi perjalanan oleh sales girls dengan membayar Rp 25000 malah bayar. Padahal asuransi sudah ditanggung oleh airlines. Cape deh.. buang uang.

Langsung masuk dan mencari nomor bangku. Dan mendapat bangku dipinggir jendela.asyik .. Duduk di pinggir jendela adalah idaman setiap penumpang. Melihat pemandangan di luar jendela . gunung sungai semua yang ada didaratakan terlihat indah. Apalagi jika dilihat di pagi hari. Saat embun masing mengambang di udara.belum terusir oleh sinar matahari. Seperti negeri di awan.

Sebelum pesawat berangkat . Wajib mematikan alat ektronik untuk mencegah gelombang magnetnya menggangu jalannya pesawat tinggal landas. HP, Laptop, camera ipod dan lain-lain sebaiknya dimatikan. Demi keamanan. Lebih baik selamat oke. Safety first.

Pramugari yang cantik dan langsing kemudian memperagakan pemakaian alat keamanan pesawat. Enjoy aja dan nikmati kecantikannya. Siapa tahu kita celaka di perjalan. Aujubilla himinjalik.. siapa yang mau.

Detikdetik pemberangkatan.. buat seorang pemula seperti saya adalah detik detik yang mendebarkan. Ketika pesawat mengangkat dan terbang serasa sekali. Ya..seperti ngambang di udara. Superman banget.

Selama 2 jam penerbangan apa saja yang dilakukan? Tidur adalah jalan yang terbaik. Baca malah pusing. Jadi denger musik sampai tidur adalah paling nikmat. Kalau tidak bisa tidur siapkan kamera saku digital. Langsung klik. Sana klik sini. Lumayan buat pamer ke teman-teman bahwa kita pernah naik pesawat. Hari gini masih banyak kok yang belum pernah naik pesawat. Jadi pergunakan kesempatan ini..

Menikmati pemandangan juga tidak akan sempurna jika tidak mengabadikannya. Rugi jika dilewatkan. Daratan dan laut dari atas terlihat cantik kalau memoto bener.. awan juga bisa difoto kok. Iseng aja.. ga rugi kok . kamera digital ini, gaperlu negatif film.

Setelah 3 Jam di pesawat saatnya mendarat. Saat roda menyentuh tanah adalah saat yang menengangkan.. pernah saya baca kecelakaan pesawat lebih sering saat mendarat , jadi degdegan juga nih. Tenang.. pesawat mendarat mulus. Alhamdulillah. Badan pegel biasa.. Klik bandaranya buat kenang kenangan. Klik kita didepan pesawat buat nampang. Begitu sampai di darat cocokan jam tangan kita dengan waktu setempat. Di Makasar tambah 1 jam dari Jakarta karena Makasar menggunakan Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT).

Turun keluar pesawat ambil tas kita di bagasi. Setelah dapat ke toilet dulu.. setor.. keluar gerbang makan dulu buat tambah tenaga.. setelah kenyang langsung ke bus bandara yang akan mengantarkan kita ke jalan raya poros makasar. Gratis. Tetapi hanya ada siang hari. Kalau malam tidak beoperasi. Untuk menuju kota makasar. Atau jika tidak mau pusing ambil saja taksi di situ. Banyak yang menawarkan kok. Taksi Bandara hasanudin ke kota makasar sekitar Rp 70.000. Ojek bandara ke jalan raya depan pintu tol Rp 10.000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar