Jumat, 20 Januari 2012

Proyek Citarum

Dana sudah dikucurkan,niat baik semoga berbuah baik. Sungai Citarum sebagai sungai yang terpanjang di Jawa Barat saat ini sedang mendapat beban berat. Kotor dan makin menyempitnya lebar sungai membuat sungai ini semakin ringkih dan tidak sedap dipandang mata.

Walau Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar meminta Integrated Citarum Water Resources Management Investment Project (ICWRMIP) atau Proyek Citarum terintegrasi yang digagas pemerintah dihentikan namun setelah berhenti sementara akhirnya program ini di rencana ulang.

Alasan minta dihentikan adalah "Saya lihat konsepnya tidak jelas, tidak integral dengan program lain. Apalagi proyek ini menggunakan utang, artinya seluruh rakyat Jabar harus menanggung utang ini," ujar Dadan kepada INILAH.COM saat ditemui wartawan di Jalan RE Martadinata Bandung, Kamis (7/7/2011).

Dia mengatakan, sejak mulai diluncurkan, proyek tersebut tidak memiliki desain yang jelas. Mulai dari mekanisme dan proses penggusuran masyarakat, sampai proses partisipasi masyarakat.

Bahkan dia melihat proyek ini hanya akal-akalan untuk menyelamatkan ketersediaan air di Jakarta. Apalagi, sebagian besar kebutuhan air Jakarta berasal dari Citarum.

"Saya lihat ini hanya sebagai cara bagi investor untuk menanamkan modal di sektor air," tambahnya.

Yang protes tidak hanya Walhi, Aliansi Rakyat untuk Citarum (ARUM) suatu LSM yang mempunyai jaringan masyarakat sipil di Jakarta dan Jawa Barat yang melakukan pemantauan persiapan proyek ICWRMIP sejak Pebruari 2008. ARUM telah membangun kontak dengan pengelola proyek di ADB dan Bappenas sebagai usaha untuk mendapatkan informasi atas rencana ICWRMIP ini. ARUM telah melakukan penilaian kolektif atas ICWRMIP berdasarkan misi pencari-fakta, pertemuan dengan tim pengelola proyek ADB, meninjau dokumen-dokumen proyek, studi materi lain yang relevan termasuk kebijakan-kebijakan ADB. Dan ARUM juga telah membuat petisi menolak Proyek Citarum
disini

Padahal jika dilihat manfaatnya Proyek Citarum maka akan terlihat lebih besar manfaatnya.
Ini Sungai Citarum saat ini di Kerawang - Bekasi :

Rencana Proyek Citarum di Kerawang - Bekasi Nantinya seperti ini

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2011 menyediakan anggaran untuk proyek pengerukan endapan Citarum. Proyek senilai Rp 1,3 triliun itu menyasar 10,5 juta meter kubik endapan di badan sungai sepanjang 180 kilometer hingga tahun 2013. Mudah-mudahan proyek ini bermanfaat bagi semua ummat di Jawa barat dan Jakarta. Karena pasokan air bersih Jakarta berasal dari sini.

Kalau ada tudingan proyek ini sebetulnya untuk air minum orang di Jakarta, saya rasa tidak apa-apa, toh airnya bermanfaat dan berguna untuk hidup orang banyak.
Hanya penanganan mereka yang terkena Dampak harus tetap diperhatikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar