Kamis, 16 Februari 2012

Sukarno di Uang kertas Indonesia



Mata uang adalah bagian dari sejarah peradaban sebuah bangsa. Desain gambar, tempat dan tahun keluar, dapat menceritakan banyak hal terkait peristiwa masa itu. Uang kertas tidak hanya sekedar alat untuk transaksi, tapi sudah menjadi simbol kedaulatan sebuah negara dan atas alasan itulah uang kertas dirancang dengan baik dan dijaga agar tidak cepat rusak dan lusuh. Uang kertas di Indonesia sudah dikenal sejak jaman penjajahan Belanda. Waktu itu uang kertas (dan uang logam) yang beredar di Indonesia disamakan dengan uang yang berlaku di negeri penjajahnya, yaitu gulden.

Dalam periode perjuangan sebelum kemerdekaan, uang kertas yang dikeluarkan pemerintah disebut ORI (Oeang Repoeblik Indonesia), sesuai dengan ejaan pada waktu itu. Uang kertas pertama setelah kemerdekaan , bertanggal 17 Oktober 1945, nilai satu sen. Setelah merdeka, rancangan uang kertas kita menjadi semakin baik, terutama pada waktu masih dirancang dan dicetak di Thomas de la Rue & Company, Limited, dengan gambar berseri, seperti seri bunga dan seri binatang.


Banyak ragam dan model uang kertas di Indonesia. Namun ternyata gambar yang paling sering muncul adalah gambar Sukarno, walau setelah masanya lewat yaitu masa rezim Suharto akhirnya gambar uang kertas lebih beragam.

Diawali tahun 1945, gambar Presiden Soekarno adalah tokoh yang paling banyak masuk di desain uang. Kala itu Soekarno sebagai presiden pertama dan mengklaim sebagai pemimpin revolusi, sehingga wajar bila fotonya banyak terpampang di mana-mana. Uang dengan gambar Soekarno, sejak tahun 60-an uang kertas dicetak di Pertjetakan Kebajoran, dengan seri gambar Bung Karno. Dan sampai saat ini gambar Sukarno masih ada dan masih berlaku di uang kertas kita.














Tidak ada komentar:

Poskan Komentar