Sabtu, 03 Desember 2011

Siaga 2012 di ciliwung


Mandi dan mencuci untuk ibu-ibu adalah kegiatan rutin dilaksanakan di pagi hari di sepanjang sungai ini. Namun rasanya kebiasaan ini akan berakhir tahun depan. Karena bantaran Ciliwung mau dibersihkan dan penduduk di bantaran sungai ini harus siap-siap tegang dan pindah. Walau penduduk yang menempati tanah ini sudah tinggal bertahun-tahun di tanah liar di pinggir ciliwung, dan mereka dianggap legal oleh pemerintah kota setempat karena membayar PBB, tagihan listrik, dan telepon, serta memiliki RT, RW, dan kelurahan tertentu mereka harus pergi.


"Kalau dibilang penduduk liar, tetapi mereka memiliki KTP. Jadi, meskipun tinggal di tanah liar, namun keberadaan mereka masih dianggap legal," katanya saat menerima kunjungan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak di kantor Kemenpera Jakarta, Jumat (2/12).

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) segera melakukan pemancangan tiang pertama pembangunan rumah susun sedrhana sewa (rusunawa) di bantaran Kali Ciliwung (Jakarta) pada awal 2012.


Apapun alasannya vonis sudah dijatuhkan, keputusan sudah ditetapkan dan agaknya awal tahun 2012 suasana akan panas di bantaran sungai ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar